Prodi Kesmas UIN Alauddin Makassar Menggelar Kuliah Pakar pada Rangkaian Kegiatan Penyambutan Mahasiswa Baru Tahun 2023

  • 01 September 2023
  • 10:18 WITA
  • Administrator
  • Berita

Prodi Kesmas UIN Alauddin Makassar Menggelar Kuliah Pakar pada Rangkaian Kegiatan Penyambutan Mahasiswa Baru Tahun 2023

 

Kuliah Pakar dengan tema “Isu Terkini dan Penanganan Stunting dalam Perspektif Islam” menghadirkan pakar gizi Prof. dr. Veny Hadju, M.Sc., Ph.D diselenggarakan pada Hari Jum'at, 1 September 2023 oleh Prodi Kesmas Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UIN Alauddin Makassar dan HMJ Kesmas. Kegiatan ini diikuti oleh dosen, tenaga kependidikan, HMJ Kesmas dan seluruh mahasiswa baru angkatan 2023. Seluruh peserta menyambut dengan antusias kegiatan ini.

Kuliah pakar dibuka secara resmi langsung oleh Wakil Dekan II FKIK Bapak Dr. M. Fais Satrianegara, MARS dan dilanjutkan dengan sambutan Ketua Jurusan Bapak Abd. Majid HR Lagu, M.Kes,  juga hadir perwakilan dari LP2M Bapak Dr. Hasbi Ibrahim., M.Kes. Kegiatan ini dipandu oleh moderator ibu Dr. Santi Damayati, M.Kes yang merupakan dosen Peminatan Gizi Prodi Kesmas.

Kuliah pakar ini merupakan bentuk komitmen program studi untuk senantiasa membangun atmosfer akademik di lingkungan institusi pendidikan,  lingkungan yang mempromosikan sikap ilmiah, kreatif, dan etika akademik. Atmosfer ini sangat penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kinerja program studi yang menyelenggarakan pembelajaran kesehatan masyarakat untuk mendukung pencapaian kompetensi mahasiswa.

Tema “Stunting” dipilih karena masalah ini masih menjadi prioritas nasional, sehingga kampanye cegah stunting harus terus digaungkan. Di Indonesia, berdasarkan data Asian Development Bank, pada tahun 2022 persentase Prevalence of Stunting Among Children Under 5 Years of Age di Indonesia sebesar 31,8 persen. Jumlah tersebut, menyebabkan Indonesia berada pada urutan ke-10 di wilayah Asia Tenggara.  Pemerintah pusat mengharapkan target persentase stunting di Indonesia pada tahun 2024 dapat turun hingga 14 persen.

Mahasiswa nantinya akan memiliki peran dan fungsi di masyarakat, khususnya mahasiwa kesehatan masyarakat. Bagi mahasiswa baru, nantinya isu kesehatan seperti akan menjadi isu yang familiar dalam perkuliahan di kelas maupun di kegiatan praktek lapangan. Sementara itu, salah satu Maba Kesmas, Nur Afifa, merasa sangat antusias dengan kuliah pakar tersebut. “Menarik sekali untuk saya yang masih Maba, isu ini membangun semangat saya sebagai mahasiswa untuk bisa lebih sadar menjaga kesehatan diri sendiri dan lingkungan,” pungkasnya.


Penulis : HMJ Kesmas