Puluhan guru merespon positif Kegiatan Edukasi dan deteksi dini Sindom Metabolik didesa Kanreapia

  • 09 Oktober 2023
  • 04:28 WITA
  • Administrator
  • Berita

Puluhan guru merespon positif Kegiatan Edukasi dan deteksi dini Sindom Metabolik didesa Kanreapia


Makassar 13 Oktober 2023 –Prodi kesmas UIN Alauddin Makassar  sukses menggelar kegiatan pengabdian mayarakat di desa Kanreapia, Malino.  Kegiatan yang diikuti oleh 30 orang guru yang berasal dari SDN Kanreapia, SMPN 2 Tombolopao dan MTs Darul Istiqomah  mengusung tema Edukasi dan Deteksi dini Sindrom metabolik.   Selain sebagai  agenda rutin perguruan tinggi, kegiatan ini juga merupakan bagian dari upaya Institusi untuk menunjukkan konstribusi nyata dalam mendorong kesadaran akan isu-isu kesehatan di masyarakat.

Kegiatan yang dilakukan pada tanggal 9-10 Oktober 2023 ini  dimulai dengan deteksi sindrom metabolik  seperti Anamnese perilaku berisiko, pemeriksaan fisik dan biomedis seperti seperti pengukuran tekanan darah, gula darah, kolesterol, indeks massa tubuh dan lingkar perut untuk menilai obesitas sentral.  Kegiatan berlanjut dengan pemberian edukasi terkait sindrom metabolik mulai dari gejala, potensi penyakit hingga upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah dan mengendalikan sindrom metabolik. Acara terasa hidup karena peserta dilibatkan untuk menilai sendiri  risiko diri mereka berdasarkan hasil pengukuran yang telah dilakukan sebelumnya. 

Salah satu peserta, Ibu Tina, berkomentar, "sebaiknya acara seperti ini bisa secara rutin dilakukan disekolah kami. Jika perlu setiap bulan karena saya mendapat banyak sekali manfaat dari kegiatan ini".  “sekarang saya bisa menilai sendiri kesehatan saya, ini sangat bermanfaat” ungkap pak Rubianto, guru SMPN Tombolopao. Selain pemeriksaan dan penyuluhan, kegiatan ini juga menyediakan layanan konseling bagi peserta yang butuh mendiskusikan masalah kesehatan yang lebih mendalam.  Pada Sesi akhir, Sekolah mendapat poster sebagai media edukasi pendukung agar guru dapat terus mengingat faktor risiko dan menjaga pola hidup sehat.  

Kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari upaya pencapaian visi dan misi prodi yang fokus pada kesehatan pedesaan (Rural Health).  Diharapkan kegiatan edukasi semacam ini akan terus berlanjut di berbagai sekolah untuk mendukung pemahaman, kesadaran dan pengendalian risiko kesehatan pada guru. Kesehatan adalah harta yang paling berharga, dan dengan tindakan yang tepat, kita semua dapat menjaganya.