Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
[email protected] Portal Akademik Masuk
  1. Beranda
  2. Opini
  3. Detail Opini
Sebuah Keramat bernama “Ketekunan”

Sebuah Keramat bernama “Ketekunan”


Adalah ibunda Hajar yang berlari-lari kecil antara safa dan marwa. Kecemasannya pada kesejahteraan bayi bernama Ismail, telah membuatnya berbolak-balik tanpa menghitung waktu sekedar mencari mata air, untuk menuntaskan dahaganya serta menyelamatkan putranya dari kehausan. Ibunda Hajar tanpa kenal Lelah, mencari kemana mata air itu berada. Ajaibnya, mata air yang Lelah dicarinya kesana kemari, tidak berada dalam lintasan yang telah dia tempuh. Justru mata air itu terbit di dekat kaki putranya

Mungkin akal kita lalu tergelitik, alangkah sia-sianya apa yang dilakukan ibunda Hajar, mengapa beliau berbolak-balik menempuh perjalanan yang tidak sampai pada tujuannya. Toh ternyata apa yang dicarinya justru berada dekat dengan dirinya saat itu. Harusnya ibunda hajar tak perlu meninggalkan putranya, karena mata air yang dicarinya sebenarnya berada di sekitar tempat itu

Namun tahukah kita, karena ketekunannya itulah yang menjadikan ibunda Hajar memperoleh Rahmat dari Allah. Karena beliau begitu gigih menempuh padang handus dengan penuh harap dan keyakinan. Maka Allah pun memberikan apa yang dicarinya. Dan ternyata begitu dekat dengan dirinya

Dalam hidup ini, acap kali kita akan menemui rintangan dalam mencapai apa yang kita harapkan. Maka tekunlah, sebagaimana ibunda Hajar, berusahalah sepenuh hati dan bersabarlah. Seringnya solusi itu memang tidak berasal dari upaya kita, tetapi dari kasih sayang Allah. Namun, kasih sayang Allah itu juga disebabkan karena Allah melihat usaha kita. Karena Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum sebelum mereka merubah diri mereka sendiri

Sejarah telah mencatat bahwa orang-orang yang berhasil menggapai apa yang dicita-citakan adalah mereka yang memiliki ketekunan. Mereka bekerja keras dan menjaga komitmennya. Mereka mau menukar segala kesenangan untuk bekerja keras demi meraih impian. Dan Allah akan selalu memberikan apapun yang diinginkan oleh HambaNya, selama hamba itu menunjukkan kesungguhannya.

Thomas Alva Edison, berkata bahwa jenius itu 1 persen adalah inspirasi dan 99% adalah keringat. Dari Abu Hurairah radiyallahu anhu, sesungguhnya Rasulullah bersabda “Semangatlah dalam hal yang bermanfaat untukmu, minta tolonglah pada Allah, dan jangan malas (patah semangat).”


<!--[if !supportLineBreakNewLine]-->
<!--[endif]-->