Adalah
ibunda Hajar yang berlari-lari kecil antara safa dan marwa. Kecemasannya pada
kesejahteraan bayi bernama Ismail, telah membuatnya berbolak-balik tanpa
menghitung waktu sekedar mencari mata air, untuk menuntaskan dahaganya serta
menyelamatkan putranya dari kehausan. Ibunda Hajar tanpa kenal Lelah, mencari
kemana mata air itu berada. Ajaibnya, mata air yang Lelah dicarinya kesana
kemari, tidak berada dalam lintasan yang telah dia tempuh. Justru mata air itu
terbit di dekat kaki putranya
Mungkin
akal kita lalu tergelitik, alangkah sia-sianya apa yang dilakukan ibunda Hajar,
mengapa beliau berbolak-balik menempuh perjalanan yang tidak sampai pada
tujuannya. Toh ternyata apa yang dicarinya justru berada dekat dengan dirinya
saat itu. Harusnya ibunda hajar tak perlu meninggalkan putranya, karena mata
air yang dicarinya sebenarnya berada di sekitar tempat itu
Namun
tahukah kita, karena ketekunannya itulah yang menjadikan ibunda Hajar
memperoleh Rahmat dari Allah. Karena beliau begitu gigih menempuh padang handus
dengan penuh harap dan keyakinan. Maka Allah pun memberikan apa yang dicarinya.
Dan ternyata begitu dekat dengan dirinya
Dalam
hidup ini, acap kali kita akan menemui rintangan dalam mencapai apa yang kita
harapkan. Maka tekunlah, sebagaimana ibunda Hajar, berusahalah sepenuh hati dan
bersabarlah. Seringnya solusi itu memang tidak berasal dari upaya kita, tetapi
dari kasih sayang Allah. Namun, kasih sayang Allah itu juga disebabkan karena
Allah melihat usaha kita. Karena Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum sebelum
mereka merubah diri mereka sendiri
Sejarah
telah mencatat bahwa orang-orang yang berhasil menggapai apa yang
dicita-citakan adalah mereka yang memiliki ketekunan. Mereka bekerja keras dan
menjaga komitmennya. Mereka mau menukar segala kesenangan untuk bekerja keras
demi meraih impian. Dan Allah akan selalu memberikan apapun yang diinginkan
oleh HambaNya, selama hamba itu menunjukkan kesungguhannya.
Thomas Alva Edison, berkata
bahwa jenius itu 1 persen adalah inspirasi dan 99% adalah keringat. Dari Abu
Hurairah radiyallahu anhu, sesungguhnya Rasulullah bersabda “Semangatlah dalam hal yang bermanfaat untukmu,
minta tolonglah pada Allah, dan jangan malas (patah semangat).”
<!--[if !supportLineBreakNewLine]-->
<!--[endif]-->